Salah satu cara untuk menjadi reseller tas Korea tanpa modal adalah dengan mengadopsi cara dropship. Menjadi reseller dropship memang menarik karena pengerjaannya yang fleksibel, bisa dikerjakan dengan santai dan mudah. Tetapi, jika anda ingin mendapat penghasilan yang tidak terbatas, tentu harus lebih serius dalam mengelola bisnis ini. Bukan lagi hanya sekedar peluang usaha yang mengisi waktu luang. Bagaimana cara menjadi dropshipper profesional? Ikuti tips berikut.

Baca juga: Reseller Dompet Wanita Murah : Kapan Harus Follow Up Customer?

Reseller Tas Korea Tanpa Modal: Tips Menjadi Dropshipper Profesional

Pentingnya Brand Image

Branding strategi tidak hanya diperuntukan untuk bisnis besar saja. Justru, usaha kecil menengah perlu membangun yang namanya brand image ini agar cepat berkembang. Brand image yang kuat akan selalu diingat oleh customer. Misalnya, ketika anda ingin makan ayam crispy di mall, ingatan anda langsung tertuju kepada Mc Donald. Meskipun anda hanya reseller tas Korea tanpa modal yang berjualan dengan cara dropship, mulailah bangun brand image. Anda bisa memulainya dengan pemilihan nama dan logo.

Rapikan Toko

Cobalah rapikan toko online anda dengan menyusun produk berdasarkan kategori tertentu sehingga memudahkan customer dalam mencari produk tertentu. Merapikan dan mendesain etalase toko online juga bagian dari membangun brand image. Kembali ke restoran cepat saji Mc Donald. Di kota mana pun anda mengunjungi restoran ini, tampilannya sama. Mulai dari menu hingga desain interior nya akan sama.

Tetapkan Jam Kerja

Jika anda ingin menjadikan bisnis reseller tas Korea tanpa modal ini naik ke level yang jauh kebih atas, saatnya untuk bekerja lebih serius. Anda tidak bisa lagi menjadikannya “anak tiri” yang hanya dikerjakan di waktu luang. Tetapkan jam kerja yang juga merupakan jam buka toko, misalkan dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Pastikan anda tetap online selama jam kerja tersebut, sehingga anda bisa cepat merespon setiap kali ada customer yang bertanya atau melakukan transaksi.

Buat Catatan Penjualan

Dengan mencatat semua transaksi penjualan, anda bisa tahu berapa keuntungan yang telah diperoleh dan produk mana saja yang paling laris. Selain itu, anda bisa juga mencatat informasi customer dan memanfaatkannya untuk menawarkan produk atau promo terbaru.

Cari Supplier Yang Profesional

Salah satu kekurangan menjadi reseller tas Korea dengan cara dropship berkaitan dengan supplier. Seberapa baik pun pelayanan anda terhadap customer, jika supplier anda kurang baik, akan berpengaruh juga kepada reputasi toko. Misal, ketika seorang customer ingin membeli tas A, anda sudah berusaha meresponnya dengan cepat. Tetapi, ketika anda menanyakan ketersediaan tas A tersebut ke supplier, mereka tidak memberikan respon dengan cepat. Bahkan anda harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapat balasan. Hal ini tentu sangat menggangu performa toko anda.

Tetapi hal itu tidak akan terjadi seandainya anda bergabung dengan Anemone. Mereka merupakan distributor tas Korea tangan pertama dan terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan besar, Anemone memiliki ratusan karyawan yang tersebar di beberapa bagian, mulai dari tim produksi, tim pengiriman, hingga customer service. Dengan tim customer service yang solid dan profesional ini, komunikasi anda akan lebih lancar.

Ingin mendaftar menjadi reseller dropship Anemone? Anda bisa menghubungi nomor kontak di bawah ini.


3 Comments

Reseller Tas Murah Di Bandung : 3 Cara Efektif Mempromosikan Produk Baru – psrtanahabang.com · February 14, 2018 at 7:28 am

[…] Baca juga: Reseller Tas Korea Tanpa Modal : Tips Menjadi Dropshipper Yang Profesional […]

Bosan Jadi Karyawan? Jadi Reseller Tas Branded Import Aja Yuk – psrtanahabang.com · February 14, 2018 at 3:51 pm

[…] Baca juga: Reseller Tas Korea Tanpa Modal : Tips Menjadi Dropshipper Yang Profesional […]

Mau Jadi Reseller Tas Branded Murah Batam Secara Gratis? Begini Caranya! – psrtanahabang.com · February 21, 2018 at 8:05 am

[…] Baca juga: Reseller Tas Korea Tanpa Modal : Tips Menjadi Dropshipper Yang Profesional […]

Leave a Reply